https://demak.times.co.id/
Olahraga

Ferrari dan Alpine Buka Arah Teknologi F1 2026

Minggu, 25 Januari 2026 - 09:45
Membaca Arah Regulasi F1 2026 Lewat Ferrari dan Alpine Ferrari SF-26 dan Alpine F1 Team A526 yang dirancang dengan banyak perubahan yang mengacu pada regulasi F1 2026. (foto: F1)

TIMES DEMAK, JAKARTA – Regulasi teknis Formula 1 2026 belum benar-benar berlaku, tetapi arah pengembangannya mulai tampak jelas. Peluncuran Scuderia Ferrari dengan SF-26 dan kemunculan perdana Alpine F1 Team A526 menjadi sinyal awal bagaimana tim-tim besar membaca ulang aerodinamika di era baru.

Pengamat teknis F1, Mark Hughes, mencatat bahwa mobil-mobil generasi awal 2026 ini menampilkan kesamaan tren, sekaligus perbedaan filosofi yang cukup tajam, terutama jika dibandingkan dengan Mercedes-AMG Petronas W17 yang lebih dulu diperkenalkan.

Diffuser Berlubang, Solusi Lama yang Kembali Relevan

Salah satu detail teknis yang langsung mencuri perhatian ada di bagian bawah mobil Ferrari dan Mercedes. Keduanya menampilkan lubang besar di sisi diffuser—area yang selama era ground effect 2022–2025 justru diupayakan tertutup rapat.

Konsep ini sebenarnya bukan hal baru. Sebelum 2022, tim-tim F1 mengenal apa yang disebut mouse hole, celah kecil untuk “menghidupkan” aliran udara diffuser. Bedanya, regulasi dimensi 2026 membuat lubang tersebut kini jauh lebih besar, meski prinsip kerjanya sama: mempercepat aliran udara demi menghasilkan downforce yang lebih stabil.

Pada regulasi lama, diffuser bekerja optimal saat sepenuhnya terisolasi dari udara luar. Kini, kondisi itu berubah. Aliran udara yang dipercepat di ramp diffuser justru berisiko terlepas (flow separation) jika tidak “disuplai” ulang. Lubang ini berfungsi layaknya slot pada sayap, menjaga aliran tetap menempel dan efisien.

Floor Board Baru, Tantangan Besar Aerodinamika 2026

Masalah utama yang coba diatasi para insinyur berasal dari regulasi baru in-washing floor boards di depan sidepod. Secara visual, elemen ini mengingatkan pada barge board era lama, namun fungsinya justru berlawanan.

Jika barge board dahulu membuang udara kotor dari ban depan ke luar, floor board 2026 justru diwajibkan mengarahkan aliran ke dalam untuk mempersempit jejak aerodinamika mobil—tujuan besarnya adalah meningkatkan peluang menyalip. Konsekuensinya, udara yang sudah terganggu ban dan suspensi masuk ke kolong mobil dan menurunkan efisiensi downforce.

Ferrari mencoba meminimalkan dampak ini dengan menempatkan menara kecil di tepi depan floor board serta tiga sirip lateral—jumlah maksimum yang diizinkan regulasi. Seluruh struktur dibuat sangat kaku dengan penyangga tambahan agar tidak berubah bentuk pada kecepatan tinggi.

Perbedaan Filosofi Hidung dan Tata Letak Kokpit

Dibanding Mercedes, hidung Ferrari tampak lebih rendah dengan undercut yang minimal. Konsekuensinya, volume udara yang masuk ke lantai mobil juga lebih sedikit. Dalam regulasi 2026, tinggi hidung sangat bergantung pada jarak antara kokpit dan garis sumbu roda depan.

Mercedes terlihat mendorong posisi kokpit sedikit lebih maju, memberi fleksibilitas aerodinamika yang lebih besar. Ferrari dan Red Bull memilih pendekatan berbeda, yang berpotensi memengaruhi karakter aliran udara sepanjang musim.

Suspensi: Pushrod Jadi Tren, Alpine Bertahan

Ferrari juga mengambil langkah signifikan dengan meninggalkan konfigurasi pullrod dan beralih ke pushrod, baik di depan maupun belakang. Keputusan ini menyelaraskan mereka dengan Mercedes, Red Bull, dan Racing Bulls.

Secara teori, perbedaan pushrod dan pullrod tidak banyak memengaruhi kinematika suspensi. Namun, penempatan rocker yang lebih tinggi pada pushrod membuat area bawah mobil lebih “bersih” secara aerodinamika—krusial untuk memberi suplai udara ke floor board dan diffuser.

Alpine justru memilih jalan lain. Tim asal Prancis ini mempertahankan pullrod di bagian depan, seperti juga dilakukan Cadillac. Tanpa sayap beam wing yang kini dilarang regulasi, keuntungan aerodinamika pullrod di bagian belakang pun makin berkurang—alasan Ferrari akhirnya beralih total ke pushrod.

Awal dari Evolusi Panjang

Ferrari menegaskan bahwa mobil yang tampil pada shakedown dan uji coba awal belum sepenuhnya mencerminkan spesifikasi final untuk tes Bahrain. Namun, fondasi utama—mulai dari posisi kokpit hingga sumbu roda—sudah bersifat permanen.

Dengan regulasi baru yang masih sangat muda, SF-26 dan A526 baru membuka bab awal dari evolusi panjang Formula 1 2026. Perbedaan pendekatan ini akan menjadi bahan observasi menarik, bukan hanya untuk persaingan performa, tetapi juga arah desain F1 dalam beberapa tahun ke depan. (*)

Pewarta : Rochmat Shobirin
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Demak just now

Welcome to TIMES Demak

TIMES Demak is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.