Demak Cetak Rekor MURI: 10.000 Tusuk Sate Keong Sambut Ramadan 1447 H
TIMES Demak/Wakil Bupati Demak Muhammad Badruddin (kanan) saat memukul beduk untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan 1447 Hijriyah di halaman Masjid Agung Demak, Jawa Tengah, Selasa (17/2/2026). (Foto: ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)

Demak Cetak Rekor MURI: 10.000 Tusuk Sate Keong Sambut Ramadan 1447 H

Kabupaten Demak menyambut Ramadan 1447 H dengan meriah melalui Festival Megengan. Acara ini berhasil memecahkan rekor MURI dengan sajian 10.000 tusuk sate keong serta dimeriahkan kirab budaya dan aksi solidaritas banjir.

TIMES Demak,Selasa 17 Februari 2026, 21:06 WIB
240
A
Antara

DEMAKKemeriahan menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, mencapai puncaknya pada Selasa (17/2). Tradisi turun-temurun bertajuk Megengan tahun ini berlangsung istimewa dengan keberhasilan memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui sajian 10.000 tusuk sate keong.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Demak, Endah Cahya Rini, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian tersebut dalam laporan Festival Megengan dan Kirab Budaya di halaman Masjid Agung Demak.

"Patut kita syukuri dan banggakan bahwa megengan kali ini mendapatkan apresiasi dari MURI dengan mencatatkan rekor 10.000 tusuk sate keong. Sate keong merupakan salah satu menu istimewa para pendahulu kita dan selalu hadir di setiap acara megengan, sehingga menjadi ikon kegiatan ini," ujar Endah pada Selasa (17/2/2026).

Filosofi Megengan dan Kelestarian Budaya

Lebih dari sekadar perayaan, Endah menjelaskan bahwa Megengan adalah simbol kearifan lokal dalam menyambut bulan penuh berkah. Tradisi ini menjadi sarana persiapan diri bagi umat Muslim, baik secara lahiriah maupun batiniah.

"Megengan juga wujud konsolidasi batin, menenangkan hati, dan menguatkan harapan bersama untuk Demak yang baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur," tambahnya.

Pihak Dinas Pariwisata menegaskan komitmennya untuk terus merawat khazanah budaya Kota Wali ini agar tetap relevan dengan dinamika zaman namun tetap menjaga nilai luhur yang diwariskan leluhur.

Kirab Budaya dan Parade Kesenian

Warna-warni budaya Demak tersaji apik dalam Kirab Budaya yang bermula dari Pendopo Kabupaten. Arak-arakan tersebut menampilkan kembang manggar, barisan pembawa sate keong, alunan rebana, suara tongtek, hingga parade artefak bersejarah. Kesenian Barongan turut mengiringi rombongan Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, serta jajaran pejabat daerah.

Kemeriahan semakin lengkap dengan adanya Fashion Show busana muslim oleh Paguyuban Mas dan Mbak Demak (Pamade). Tak ketinggalan, pagelaran tari kolosal "Suko-Suko Megengan" yang melibatkan 150 penari lintas generasi memukau pengunjung dengan iringan gamelan Satrio Demang Iromo.

Momentum Empati di Tengah Banjir

Di balik kemeriahan yang ada, Wakil Bupati Demak, Muhammad Badruddin, mengingatkan masyarakat akan makna spiritual Megengan sebagai momen menahan hawa nafsu dan mempererat silaturahmi. Ia juga memberikan catatan khusus mengenai kondisi sebagian wilayah Demak yang saat ini tengah terdampak bencana banjir.

"Pemerintah Kabupaten Demak terus berupaya maksimal dalam penanganan banjir, baik melalui langkah tanggap darurat, penyaluran bantuan, maupun upaya jangka panjang untuk mengurangi risiko bencana di masa mendatang. Kami memohon dukungan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat," tutur Badruddin.

Ia mengajak momentum Megengan ini dijadikan ajang untuk menumbuhkan solidaritas dan empati kepada sesama warga yang sedang tertimpa musibah. Selain itu, ia memberikan pesan tegas mengenai kebersihan lingkungan selama acara berlangsung.

"Satu sampah sejuta masalah. Jika awalnya bersih tanpa sampah, maka selesai juga harus bersih," pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Antara
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Demak, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.